Picky eater merupakan kondisi kolektif dimana anak yang biasanya memiliki preferensi kuat pada makanan, menolak makanan pada jenis makanan tertentu, frekuensi makan lebih sedikit, menolak ketika diberikan makanan baru. Kejadian picky eater atau suka pilih-pilih makanan sering terjadi selama perkembangan anak. Perilaku ini jika dibiarkan anak akan menjadi terbiasa untuk memilih makanan yang mili…
Status gizi anak balita merupakan indikator penting dalam menilai kualitas tumbuh kembang anak. Asupan makan, Khususnya zat gizi makro seperti energi, protein, lemak, dan karbohidrat merupakan faktor langsung yang memengaruhi status gizi. Desa Tolombukan dipilih sebagai Lokasi penelitian karena masih ditemukannya kasus gizi kurang dan pendek pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui…
Perilaku konsumsi fast food pada remaja semakin meningkat seiring perkembangan zaman. Fast food yang tinggi lemak, natrium, dan kalori serta rendah serat dapat mempengaruhi status gizi remaja, baik menyebabkan gizi kurang maupun gizi lebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku konsumsi fast food dengan status gizi pada siswa SMP Negeri 4 Pineleng Kalasey Satu. Pe…
Asupan gizi dan status gizi pada anak SD memiliki hubungan yang erat. Kualitas dan kuantitas asupan gizi anak sekolah dasar sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan mereka. Status gizi yang baik, yang dicapai melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, mendukung kesehatan fisik dan kognitif anak, sementara Asupan Gizi Yang Kurang dapat Menyebabkan Berbagai Masalah Gizi Seperti Stunting, …
Indonesia masih menghadapi masalah besar dalam bidang gizi yaitu gizi kurang dan gizi lebih, Salah satu golongan yang memerlukan perhatian dalam konsumsi makanan dan zat gizi adalah anak usia sekolah. asupan gizi yang kurang pada anak dapat menghambat pertumbuhan fisik dan kemampuan berfikir pada anak yang akhirnya dapat menurunkan minat belajar. Pemberian puding buah naga merah merupakan salah…
Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah gizi, baik gizi kurang maupun gizi lebih. Pola makan yang tidak seimbang dan asupan zat gizi makro yang tidak sesuai kebutuhan dapat berdampak pada status gizi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah siswa kelas X dan XI SMA N 9 Manado, dengan sampel sebanyak 48 orang. Data d…
Remaja putri memiliki risiko sepuluh kali lipat lebih tinggi mengalami anemia dibandingkan remaja putra. Remaja identik dengan kebiasaan mengkonsumsi makanan selingan berupa kue manis. Brownies sebagai salah satu bentuk makanan selingan memiliki kalori yang tinggi tetapi kekurangan zat gizi lainnya seperti protein dan zat besi sehingga dapat dimodifikasi dengan memanfaatkan ikan cakalang (Katsu…
Masalah gizi balita merupakan isu kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian khusus, karena berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pendapatan keluarga dengan status gizi balita di Desa Tombasian Atas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional…
Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Menurut International Diabetes Federation (IDF), prevalensi penyakit Diabetes Melitus di Indonesia pada tahun 2017 yaitu 10,3 juta jiwa (IDF,2017) dan meningkat pada tahun 2021 menjadi 19,5 juta jiwa, serta diperkirakan akan terus meningkat hingga 28,6 j…
Diabetes melitus tipe II merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan angka kejadian yang terus meningkat setiap tahun. Salah satu upaya dalam pengelolaan diabetes adalah melalui edukasi gizi untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan mengontrol kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi terhadap tingkat pengetahuan dan kadar gula darah penderita di…