Wanita meninggal akibat komplikasi yang terjadi selama dan setelah kehamilan, bersalinan dan masa nifas. Komplikasi utama yang menyebabkan hampir 75% dari semua kematian ibu antara lain perdarahan, infeksi, preeklamsia dan eklamsia, komplikasi dari persalinan dan juga aborsi yang tidak aman. Data Puskesmas Kombos tahun 2024 cakupan peserta KB Aktif (50%) masih dibawah target nasional yaitu (60,ā¦
Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih tinggi. Penyebab utama kematian ibu, terhitung sekitar 75% kasus, termasuk pendarahan setelah persalinan, infeksi, komplikasi, persalinan, aborsi yang tidak aman, pre-eklampsia dan eklampsia. Data PWS KIA Puskesmas Tuminting tahun 2024 cakupan KB aktif belum mencapai target nasional 75%. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan Asuhan Kebidanan Komprā¦
Dalam perkembangan kehamilan, persalinan dan nifas dapat menjadi keadaan yang patologis, sehingga dapat menimbulkan komplikasi apabila tidak terdeteksi secara dini dan berujung kematian. Peran bidan sangat penting dalam memberikan asuhan kebidanan untuk melakukan deteksi dini dengan menerapkan asuhan kebidanan sesuai standar pelayanan kebidanan yang diharapkan dalam upaya menurunkan angka kesakā¦
Angka kematian ibu dan bayi di Indonesia masih tinggi. Penyebab utama kematian ibu, terhitung sekitar 75% kasus, termasuk pendarahan setelah persalinan, infeksi, komplikasi, persalinan, aborsi yang tidak aman, pre-eklampsia dan eklampsia. Data PWS KIA Puskesmas Tuminting tahun 2024 cakupan KB aktif belum mencapai target nasional 75%. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan Asuhan Kebidanan Komprā¦
Proses kehamilan, persalinan, nifas, neonatus dan keluarga berencana merupakan tahapan perkembangbiakan manusia yang alamiah, namun harus diwaspadai apabila terjadi hal-hal yang membahayakan kesehatan ibu dan bayi, terutama ibu yang tidak mendapatkan asuhan kebidanan berkesinambungan dan berkualitas. Data Puskesmas Ranomuut tahun 2024 cakupan KIA yang masih di bawah target yaitu cakupan KB aktiā¦
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi (AKB) merupakan indikator penting derajat kesehatan masyarakat. Di Puskesmas Tuminting tahun 2024, cakupan KIA masih di bawah target, terutama cakupan peserta KB aktif. Penelitian ini bertujuan menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. N.T di Puskesmas Tuminting, Kecamatan Tuminting, Kota Manado. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan studi kā¦
Wanita meninggal karena komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Data dinas kesehatan Kota Manado tahun 2024 mencatat jumlah kematian ibu sebanyak 2 kasus dengan penyebab eklamsia dan kematian bayi sebanyak 43 kasus dengan penyebab IUFD. Data Puskesmas Kombos tahun 2024 cakupan Keluarga Berencana (KB) 50% belum memenuhi target nasional. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan Asuhan Kebidanaā¦
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi (AKB) merupakan indikator penting derajat kesehatan masyarakat. Di Puskesmas Tuminting tahun 2024, cakupan KIA masih di bawah target, terutama cakupan peserta KB aktif. Penelitian ini bertujuan menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. V.M di Puskesmas Tuminting, Kecamatan Tuminting, Kota Manado. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan studi kā¦
Proses kehamilan, persalinan, nifas, neonatus dan keluarga berencana merupakan tahapan perkembangbiakan manusia yang alamiah, namun harus diwaspadai apabila terjadi hal-hal yang membahayakan kesehatan ibu dan bayi, terutama ibu yang tidak mendapatkan asuhan kebidanan berkesinambungan dan berkualitas. Data Puskesmas Bengkol tahun 2024 cakupan KIA yang masih di bawah target yaitu cakupan KB aktifā¦
mungkin muncul selama masa kehamilan maupun saat proses persalinan. Dinas Kesehatan Kota Manado 2023 mencatat jumlah kasus kematian ibu sebanyak 5 kasus dan kematian bayi sebanyak 12 kasus. Data Puskesmas Tuminting tahun 2024 cakupan Keluarga Berencana (KB) belum memenuhi target nasional yaitu 60,4%. Tujuan penelitian untuk menerapkan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. M.A di Puskesmas Tumiā¦