Manajemen Hiperglikemia Untuk Mengendalikan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus di Ruangan Paviliun Filipi Rumah Sakit Umum Gmim Pancaran Kasih Manado
Latar Belakang : Hiperglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah dalam tubuh melebihi batas normal sehingga kadar glukosa darah sangat tinggi hingga mencapai >300 mg/dl. hiperglikemia dipengaruhi oleh penggunaan glukosa yang menurun, produksi insulin yang sedikit, dan asupan glukosa yang meningkat. Glukosa umumnya didapatkan dari karbohidrat yang dimakan, seperti nasi, jagung, atau singkong. Glukosa di aliran darah (gula darah) akan dibawa ke sel tubuh untuk menjadi energi. Tujuan: Membaha...
Latar Belakang : Hiperglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah dalam tubuh melebihi batas normal sehingga kadar glukosa darah sangat tinggi hingga mencapai >300 mg/dl. hiperglikemia dipengaruhi oleh penggunaan glukosa yang menurun, produksi insulin yang sedikit, dan asupan glukosa yang meningkat. Glukosa umumnya didapatkan dari karbohidrat yang dimakan, seperti nasi, jagung, atau singkong. Glukosa di aliran darah (gula darah) akan dibawa ke sel tubuh untuk menjadi energi. Tujuan: Membahas tentang bagaimana penerapan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Melitus Dengan Hiperglikemia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode dalam dalam bentuk deskriptif dengan pendekatan study kasus melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien diabetes melitus dengan hiperglikemia. Hasil: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah, didapatkan tujuan dan kriteria hasil yang sudah memenuhi standar atau keluhan pasien yang mengacu pada standar luaran keperawatan dengan masalah yang sudah teratasi namun untuk pengobatan insulin harus tetap dilanjutkan. Kesimpulan: Pengkajian terhadap Pasien Ny. E. M penulis memperoleh data dari pasien melalui pemeriksaan fisik, observasi dan wawancara. Perencanaan keperawatan yang telah disusun oleh penulis berdasarkan dengan masalah keperawatan yang muncul Ketidakstabilan kadar glukosa darah yaitu dengan manajemen hiperglikemia (1.03115), Evaluasi keperawatan yang dilakukan selama tiga hari ditemukan dari masalah keperawatan yang diangkat satu sudah teratasi dimana proses penyembuhan pasien sudah teratasi dan 1 belum teratasi namun pasien sudah dipulangkan dengan syarat harus melakukan pengobatan insulin secara rutin dan melakukan pengontrolan di rawat jalan/poliklinik.