Penerapan Teknik Relaksasi Otot Progresif Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Anggota Keluarga Dengan Hipertensi Di Desa Ritey Wilayah Kerja Puskesmas Amurang Timur
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia, dan dikenal sebagai silent killer karena sering tanpa gejala namun berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan teknik relaksasi otot progresif dalam menurunkan tekanan darah pada anggota keluarga penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekat...
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia, dan dikenal sebagai silent killer karena sering tanpa gejala namun berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan teknik relaksasi otot progresif dalam menurunkan tekanan darah pada anggota keluarga penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua keluarga dengan anggota keluarga penderita hipertensi di Desa Ritey wilayah kerja Puskesmas Amurang Timur. Instrumen yang digunakan Format Pengkajian Keperawatan Keluarga, SOP Relaksasi Otot Progresif, Tensimeter dan Stetoskop. Pengkajian di lakukan selama 1 hari dan Intervensi dilakukan selama 3 hari dengan 2 kali penerapan dalam sehari pada pagi dan sore. Penilaian dilakukan terhadap tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil setelah dilakukan penerapan teknik relaksasi otot progresif secara teratur pada keluarga yaitu terjadi penurunan tekanan darah pada kedua anggota keluarga penderita hipertensi. Kesimpulan Teknik relaksasi otot progresif terbukti efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di tingkat keluarga. Penerapan ini juga dapat meningkatkan peran aktif keluarga dalam proses perawatan dan pencegahan komplikasi hipertensi. Penerapan teknik ini sangat direkomendasikan sebagai upaya promotif dan preventif yang sederhana, murah, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh keluarga penderita hipertensi.