Implementasi Pemberian Terapi Oksigen untuk Mmepertahankan Saturasi Oksigen pada Pasien dengan Cedera Kepala Berat di Instalasi Gawat Darurat RSUP Prof. dr. R.D Kandou Malalayang Manado
Masalah, Cedera kepala berat merupakan kondisi kegawatdaruratan yang sering dijumpai dan paling banyak disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas, cedera kepala berat juga menjadi penyebab utama gangguan perfusi jaringan serebral serta hipoksia otak karena penurunan saturasi oksigen. Menurut Laporan World Health Organisation (WHO) Setiap tahun kasus cedera kepala mengalami peningkatan, dalam satu tahun terdapat sekitar 1,2 juta korban jiwa dengan diangnosa cedera kepala berat, tahun 2021 dari Lapora...
Masalah, Cedera kepala berat merupakan kondisi kegawatdaruratan yang sering dijumpai dan paling banyak disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas, cedera kepala berat juga menjadi penyebab utama gangguan perfusi jaringan serebral serta hipoksia otak karena penurunan saturasi oksigen. Menurut Laporan World Health Organisation (WHO) Setiap tahun kasus cedera kepala mengalami peningkatan, dalam satu tahun terdapat sekitar 1,2 juta korban jiwa dengan diangnosa cedera kepala berat, tahun 2021 dari Laporan Riskesdas prevalensi sejak 2018 pada kasus cedera kepala di indonesia sekitar 11,9%, dan Menurut Laporan dari RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou malalayang Angka kasus cedera kepala komosio serebri sekitar 40%, diikuti dengan kontusio serebri 26,8% serta hematoma epidural 22% Penanganan cepat dan tepat sangat diperlukakn untuk mencegah kerusakan otak lebih lanjut. Tujuan, yaitu melakukan pengkajian data awal pada pasien serta pengkajian primer dan sekunder kemudian menganalisa data dan melakukan intervensi keperawatan lalu melaksanakan implementasikan pemberian terapi oksigenasi untuk mempertahankan saturasi oksigen pada pasien cedera kepala berat serta melakukan evaluasi dan dokumentasi. Metode, Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus asuhan keperawatan gawat darurat, desain penelitian ini akan menggambarkan pemberian oksigenasi untuk mempertahankan saturasi oksigen pasien yang dengan masalah cedera kepala berat. Hasil, Pemberian terapi oksigenasi pada pasien cedera kepala berat efektif dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien cedera kepala berat. Data didapatkan dari RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Malalayang Manado, Penelitian dilakukan mulai 19 mei 2025 s.d 22 mei 2025 dengan melibatkan 3 responden, keluarga responden serta tim medis Instalasi Gawatdarurat RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Malalayang Manado. Kesimpulan, Pemberian terapi oksigenasi jenis ventilator efektif untuk mempertahankan saturasi oksigen serta meningkatkan kesadaran pada pasien cedera kepala berat, sehingga dapat mencegah komplikasi dan memperbaiki perfusi serebral pada pasien cedera kepala berat.