Penerapan Mobilisasi Dini Dalam Penyembuhan Luka Post Sectio Caesarea Di Paviliun Rut RSU GMIM Pancaran Kasih Manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- No. panggil
- KTI KEPERAWATAN 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 95 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Berkas dibaca
- 11 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Kezia Liow; Anita Lontaan; Getruida Alow
Abstrak
Latar Belakang: Sectio caesarea (SC) merupakan tindakan pembedahan untuk \r\nmelahirkan janin melalui insisi pada dinding abdomen dan uterus. Pasien post sectio \r\ncaesarea umumnya mengalami nyeri dan keterbatasan mobilitas yang dapat \r\nmemperlambat proses penyembuhan luka. Salah satu intervensi keperawatan yang \r\ndapat dilakukan untuk mempercepat penyembuhan luka adalah mobilisasi dini.\r\nTujuan: Mengetahui gambaran penerapan mobilisasi dini dalam penyembuhan \r\nluka post sectio caesarea di Paviliun Rut RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.\r\nMetode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi \r\nkasus pada satu pasien post sectio caesarea. Data diperoleh melalui wawancara, \r\nobservasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, serta penilaian penyembuhan luka \r\nmenggunakan lembar observasi REEDA. Penerapan mobilisasi dini dilakukan \r\nsecara bertahap selama tiga hari dimulai 6 jam pasca operasi.\r\nHasil: Setelah dilakukan mobilisasi dini, kemampuan mobilisasi pasien meningkat \r\nsecara bertahap, intensitas nyeri menurun dari skala 6 menjadi skala 2, dan hasil \r\nobservasi REEDA menunjukkan proses penyembuhan luka yang baik tanpa tanda \r\ninfeksi.\r\nKesimpulan: Penerapan mobilisasi dini secara bertahap dapat meningkatkan \r\nkemampuan mobilisasi, mengurangi nyeri, dan mendukung proses penyembuhan \r\nluka pada pasien post sectio caesarea.