Penerapan Terapi Foot Massage Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Keluarga Tn. J.L dan Ny. S.K Dengan Hipertensi Di Kelurahan Rumoong Bawah Wilayah Kerja Puskesmas Amurang Barat
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang menjadi penyebab utama penyakit kardiovaskular. Di wilayah kerja Puskesmas Amurang Barat, prevalensi hipertensi cukup tinggi dan menunjukkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan penyakit ini secara mandiri. Upaya intervensi non-farmakologis seperti terapi foot massage diyakini memiliki potensi menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi foot massage dalam menurun...
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang menjadi penyebab utama penyakit kardiovaskular. Di wilayah kerja Puskesmas Amurang Barat, prevalensi hipertensi cukup tinggi dan menunjukkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan penyakit ini secara mandiri. Upaya intervensi non-farmakologis seperti terapi foot massage diyakini memiliki potensi menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi foot massage dalam menurunkan tekanan darah pada anggota keluarga dengan hipertensi di Kelurahan Rumoong Bawah, wilayah kerja Puskesmas Amurang Barat. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif terhadap dua keluarga dengan satu anggota keluarga yang mengalami hipertensi derajat 1. Terapi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dari tanggal 1-3 July 2025 dengan durasi 15–30 menit per sesi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis secara kualitatif. Penerapan terapi foot massage menunjukkan penurunan tekanan darah secara bertahap pada kedua klien. Pada klien pertama, tekanan darah menurun dari 145/90 mmHg menjadi 125/80 mmHg. Pada klien kedua, dari 150/90 mmHg menjadi 130/80 mmHg. Kedua keluarga menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterlibatan dalam pengelolaan kesehatan anggota keluarganya. Terapi foot massage merupakan pendekatan non-farmakologis yang efektif dan mudah diterapkan dalam konteks keperawatan keluarga, terutama dalam mendukung penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Intervensi ini juga mendorong keterlibatan keluarga secara aktif dalam manajemen kesehatan anggota keluarga.