Uji Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Bunga Cengkih (Syzygium Aromaticum) terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes Dengan Metode Vapor Phase Test
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI FARMASI 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 50 Hal : Ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 11 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Fathir Amuraini; Djois Sugiaty Rintjap; Kusbandia
Abstrak
Pendahuluan : Cengkih (Syzygium Aromaticum) adalah salah satu tanaman yang tersebar luas di Indonesia. Bunga cengkih (Syzygium aromaticum) yang dianggap sebagai rempah juga sudah dikenal luas akan khsiatnya sebagai antibakteri. Minyak atsiri bunga cengkih mengandung alkaloid, flavonoid, terpenoid, fenolik, dan eugenol yang berperan sebagai antibakteri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari uap minyak atsiri bunga cengkih (Syzygium aromaticum) terhadap pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes dengan metode vapor phase test. Metode: Penelitian yang dilakukan bersifat eksperimental. Sampel yang digunakan adalah minyak atsiri bunga cengkih. Minyak atsiri bunga cengkih dibuat menggunakan metode distilasi uap air. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode Vapor Phase Test, dengan volume 10μL, 20μL, 40μL, 80μL dan 0μL sebagai kontrol negatif. Pengamatan dilakukan dengan mengukur diameter zona bening pada media nutrient agar menggunakan jangka sorong setelah dilakukan inkubasi 1 x 24 jam. Data hasil pengamatan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri bunga cengkih dengan volume 10μL, 20μL, 40μL, dan 80μL rata-rata zona bening yang diperoleh adalah 8.4±0.28 mm, 9.16±0.18 mm, 10.24±0.32 mm, dan 12.29±0.20 dapat menghambat pertumbuhan bakteri dengan kategori sedang hingga kuat.