Pengaruh Penggunaan Desinfektan Terhadap Kualitas Air Minum Rumah Tangga Di Kelurahan Perkamil Lingkungan IV Tahun 2025
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Skripsi
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- SKR KESLING 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 37 Hal: Ilustrasi; 29 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 23 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Wonda Dison
Abstrak
Air Minum Tirta Khatulistiwa adalah badan usaha milik daerah yang bergerak dalam penyediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Pontianak. Air olahan PDAM umumnya melalui proses disinfeksi. Disinfektan yang digunakan oleh PERUMDA Air Minum Tirta Khatulistiwa adalah natrium hipoklorit dan gas klor. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sisa klor pada air hasil olahan di reservoir dan e.coli pada air minum rumah tangga di kelurahan perkamil lingkungan IV. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif dan teknik sampling yang digunakan adalah purposivesampling pada 6 outlet reservoir dimulai pada jarak 0 m, 300 m, 600 m, 900 m, 1200 m dan 1500 m dari unit pengolahan air. Analisis data juga dilakukan dengan cara univariat dan bivariat, menunjukkan bahwa sisa klor pada jaringan distribusi IPA 1 dan IPA 3 tertinggi 0,41 mg/L pada titik sampling terdekat dari IPA. Sedangkan pada jaringan distribusi IPA 2 tertinggi 0,33 mg/L pada titik sampling terdekat dari unit pengolahan. Parameter yang berpengaruh terhadap sisa klor pada jaringan distribusi IPA 1 dan IPA 3 adalah warna, kekeruhan, pH, suhu, dan jarak. Sedangkan parameter yang berpengaruh terhadap sisa klor pada jaringan distribusi IPA 2 adalah jarak. Penggunaan disinfektan yang efektif terhadap penurunan jumlah total coliform adalah gas klor