Hubungan Kecanduan Smartphone dengan Kualitas Tidur dan Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa Sarjana Terapan Keperawatan di Poltekkes Kemenkes Manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Skripsi
- No. panggil
- SKR KEPERAWATAN 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiv, 85 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Berkas dibaca
- 21 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Jordan Richard Runtu Mangare; Tinneke A. Tololiu; Lilis Puspadariani
Abstrak
Penggunaan smartphone yang berlebihan pada mahasiswa keperawatan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kualitas tidur dan kesehatan mental, khususnya kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kecanduan smartphone dengan kualitas tidur dan tingkat kecemasan pada responden Sarjana Terapan Keperawatan di Poltekkes Kemenkes Manado.\\r\\nJenis penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi adalah 419 mahasiswa aktif Sarjana Terapan Keperawatan Tingkat I–IV Tahun Akademik 2025/2026. Pengambilan sampel menggunakan Proportional Stratified Random Sampling; sebanyak 70 responden direkrut dan seluruhnya mengisi kuesioner secara lengkap, sehingga analisis dilakukan pada 70 responden (n = 70). Instrumen yang digunakan adalah Smartphone Addiction Scale–Short Version (SAS-SV), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dan Zung Self-Rating Anxiety Scale (Zung-SAS). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman rank (α = 0,05).\\r\\nHasil analisis univariat menunjukkan 44,3% responden mengalami kecanduan smartphone, 74,3% memiliki kualitas tidur buruk, dan 57,1% mengalami kecemasan (ringan–sedang hingga sangat berat), dengan 1 responden (1,4%) mengalami kecemasan sangat berat (indeks Zung = 75). Hasil analisis bivariat pada sampel penuh (n=70) menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara kecanduan smartphone dengan kualitas tidur (rho = 0,199; p = 0,099), namun terdapat hubungan bermakna antara kecanduan smartphone dengan tingkat kecemasan (rho = 0,325; p = 0,006) dan antara kualitas tidur dengan tingkat kecemasan (rho = 0,320; p = 0,007). Analisis pada subkelompok responden dengan kecanduan, tidur buruk, dan kecemasan tidak normal (n = 17) menunjukkan kekuatan korelasi yang lebih tinggi, khususnya antara kualitas tidur dan kecemasan (rho = 0,520; p = 0,032). Disimpulkan bahwa kecanduan smartphone berhubungan bermakna dengan tingkat kecemasan namun tidak dengan kualitas tidur. Institusi pendidikan keperawatan direkomendasikan untuk mengembangkan program edukasi digital wellness dan layanan bimbingan konseling.