Hubungan Kebiasaan Mengonsumsi Makanan Kariogenik Terhadap Tingkat Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Ibu-Ibu Gereja KGPM Syalom Tandengan Kabupaten Minahasa
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- No. panggil
- KTI KESGI 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii, 57 hlm ; ilustrasi ; 29,7 cm
- Berkas dibaca
- 7 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Juniver Ekaristy Tampi; Anneke A Tahulending; Vega Rossa Fione
Abstrak
Makanan kariogenik adalah makanan yang mengandung fermentase karbohidrat, sehingga menyebabkan penurunan pH plak menjadi 5,5 atau kurang. Jika terlalu kesering mengomsumsi makanan yang mengandung gula maka akan sangat berpengaruh dalam tingkat kebersihan gigi dan mulut. Kebersihan gigi dan mulut sangatlah penting untuk menunjang kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kesehatan gigi dan mulut dapat berpengaruh secara signifikan terhadap organ-organ lain di dalam tubuh kita diantaranya untuk mengukur kebersihan gigi dan mulut seseorang menggunakan indeks yang di kenal dengan (Oral Hygiene Indexs Simplified) OHI-S. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kebiasaan Mengonsumsi Makanan Kariogenik Terhadap Tingkat Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Ibu-Ibu Gereja KGPM Syalom Tandengan Kabupaten Minahasa.\\r\\nJenis penelitian ini adalah penelitian survei analitik. Waktu penelitian pada 19 juni 2026 dan berlokasi di Gereja KGPM Syalom Tandengan. Jumlah sampel berjumlah 40 orang. Pengumpulan data Pengumpulan data mengenai kebisaan mengonsumsi makanan kariogenik melalui kuesioner, dan data tingkat kebersihan gigi dan mulut diperoleh melalui pemeriksaan OHI-S. Data dianalisa menggunakan Spearman Rank.\\r\\nHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan kariogenik dalam kategori kurang baik, yaitu sebanyak 30 orang (75,0%), sedangkan hanya 10 orang (25,0%) yang memiliki kebiasaan baik. Kondisi ini menunjukkan bahwa konsumsi makanan yang mengandung gula dan karbohidrat sederhana masih cukup tinggi pada ibu-ibu Gereja KGPM Syalom Tandengan. Berdasarkan hasil survei awal dan tanya jawab dengan ibu-ibu, pada setiap pertemuan ibadah sering disediakan makanan berupa kue-kue manis yang mudah diperoleh dan disukai oleh para ibu. Kebiasaan tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingginya konsumsi makanan kariogenik pada responden.