Health Belief Model (HBM) Dengan Perilaku Merokok Mahasiswa Di Asrama Tolikara Kota Manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Skripsi
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- SKR PROMKES 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 109 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 21 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Boaz Wenda; Jane A.Kolompoy; Femmy Keitnjem
Abstrak
Latar Belakang: Perilaku merokok pada mahasiswa masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor individu maupun lingkungan. Health Belief Model (HBM) merupakan salah satu teori yang menjelaskan perilaku kesehatan melalui persepsi kerentanan dan efikasi diri. Selain itu, status sosial ekonomi diduga turut memengaruhi perilaku merokok mahasiswa.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan persepsi kerentanan, efikasi diri, dan status sosial ekonomi dengan perilaku merokok pada mahasiswa asal Kabupaten Tolikara di Kota Manado.\r\n\r\nMetode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain observasional analitik melalui pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Asrama Sentral Tolikara Winangun Satu, Asrama Kontrakan Tolikara Poli, dan Asrama Kontrakan Tolikara Kalasey Satu, Kota Manado. Sampel berjumlah 65 responden yang dipilih menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rho dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05. \r\nHasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi kerentanan dengan perilaku merokok (p ≥ 0,044; r ≤ -0,251) serta antara efikasi diri dengan perilaku merokok (p ≥ 0,046; r ≤ -0,249). Sementara itu, status sosial ekonomi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku merokok (p ≤ 0,107; ≥ = -0,202). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi kerentanan dan efikasi diri dengan perilaku merokok pada mahasiswa asal Kabupaten Tolikara di Kota Manado. Status Sosial Ekonomi tidak berhubungan secara signifikan dengan perilaku merokok. Upaya promosi kesehatan perlu difokuskan pada peningkatan persepsi kerentanan, efikasi diri, serta pembentukan lingkungan yang mendukung perilaku tidak merokok.