Pengaruh Edukasi Self-Management Terhadap Pengendalian Risiko Penyakit Jantung Koroner Di RSUD Noongan
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Skripsi
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- SKR KEPERAWATAN 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 71 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 44 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Deananda Gratcia Odelia Sumual; Rolly H. S. Rondonuwu; Joice M. Laoh
Abstrak
Pendahuluan: Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia yang sebagian besar dipengaruhi oleh faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Penerapan edukasi self-management merupakan salah satu upaya pencegahan yang dapat meningkatkan kemampuan pasien dalam mengendalikan faktor risiko PJK melalui perubahan perilaku hidup sehat. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh edukasi self-management terhadap pengendalian risiko Penyakit Jantung Koroner pada pasien berisiko PJK di RSUD Noongan. \r\nMetode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental menggunakan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Intervensi diberikan melalui edukasi self-management menggunakan leaflet, penjelasan langsung, dan media video. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert sebanyak 28 item. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-Test dengan tingkat kemaknaan a = 0,05. \r\nHasil: Sebelum diberikan edukasi self-management, rata-rata skor pengendalian risiko PJK sebesar 66,80 ± 5,774, kemudian meningkat menjadi 107,97 ± 5,708 setelah diberikan edukasi. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh edukasi self-management terhadap peningkatan pengendalian risiko Penyakit Jantung Koroner pada pasien berisiko PJK di RSUD Noongan. Kesimpulan: Edukasi self-management berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengendalian risiko Penyakit Jantung Koroner pada pasien berisiko PJK di RSUD Noongan.