Pengaruh Intervensi Kebersihan Mulut Berbasis Self-Care dengan Larutan Sesewanua 2% (Cleoderum Fragrans Vent) Terhadap Pertumbuhan Mikroba Oral pada Mahasiswa Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Skripsi
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- SKR KEPERAWATAN 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 66 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 31 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Imanuella Christina Pangkey; Joice M. Laloh; Jon W. Tangka
Abstrak
Pendahuluan: Kesehatan rongga mulut perlu dijaga untuk mencegah pertumbuhan mikroba yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan gigi dan mulut. Sesewanua (Clerodendrum fragrans Vent. Willd.) merupakan tanaman kearifan lokal Sulawesi Utara yang memiliki kandungan senyawa aktif dengan potensi antimikroba. Pemanfaatannya sebagai bahan alami dalam perawatan kebersihan mulut dapat menjadi alternatif untuk membantu mengontrol pertumbuhan mikroba oral.Tujuan Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh intervensi kebersihan mulut berbasis self-care dengan larutan sesewanua konsentrasi 2% terhadap pertumbuhan mikroba oral pada mahasiswa Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado.Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental one group pre-test post-test. Sampel berjumlah 30 responden dengan teknik quota sampling, terdiri dari 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol. Kelompok intervensi berkumur menggunakan larutan sesewanua 2%, sedangkan kelompok kontrol menggunakan air mineral. Sampel sekret mulut diperiksa menggunakan pudding test. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil: Rata-rata jumlah bakteri pada kelompok sesewanua 2% menurun dari 52.786,67 CFU/ml menjadi 14.301,53 CFU/ml dengan nilai p=0,020 (0,05).Kesimpulan: Larutan sesewanua 2% berpengaruh signifikan terhadap penurunan jumlah mikroba oral dan berpotensi menjadi alternatif bahan kumur herbal berbasis kearifan lokal.