Penerapan Evidence Based Nursing Development Care Terhadap Fungsi Fisiologis Pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Melalui Pendekatan Teori Konservasi Levine Di Ruangan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) RSUP Prof. Dr. R. D. KANDOU Manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Ilmiah Akhir Ners
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KIA NERS 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xi, 180 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 31 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Britano K. Pitoy; Tati S. Ponidjan ; Ni Luh J. Desyani
Abstrak
Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) memiliki organ-organ yang belum matang, menyebabkan berbagai gangguan fungsi fisiologis. Sistem pernapasan rentan karena paru-paru yang belum berkembang sempurna, sering kali disebabkan oleh defisiensi surfaktan. Sistem pencernaan mereka belum siap sepenuhnya, mengakibatkan kesulitan dalam mengisap dan menelan. Kemampuan termoregulasi juga terbatas akibat minimnya lemak subkutan, membuat rentan terhadap hipotermia. Sistem imun yang belum matang meningkatkan risiko infeksi, sementara sistem sirkulasi yang belum sempurna dapat menyebabkan masalah seperti duktus arteriosus persisten segingga dibutuhkan perawatan intensif dan pemantauan ketat. Terdapat sebuah pendekatan yang bila diterapkan dapat meningkatkan fungsi fisiologis pada bayi berat badan lahir rendah (BBLR) dengan masalah pola napas tidak efektif yaitu penerapan development care sebagai alternatif penyembuhan khususnya fungsi fisiologis berupa saturasi oksigen dan nadi pada BBLR. Penerapan development care didukung oleh teori keperawatan yang dikembangkan oleh Myra Estrin Levine yaitu Teori Konservasi Levine. Tujuan: Untuk untuk menerapkan Evidence Based Nursing Development Care Terhadap Perbaikan Fungsi Fisiologis Berupa Saturasi Oksigen dan Nadi pada BBLR Melalui Pendekatan Teori Konservasi Levine. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus berupa asuhan keperawatan. Penelitian dilakukan di NICU B RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado pada bulan July sampai Agustus 2024. Berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi, ditetapkan 8 sampel BBLR. Hasil: Pada kelompok pertama terdapat peningkatan saturasi oksigen dan penurunan frekuensi jantung dan napas setelah diberlakukan development care. Sedangkan kelompok dua terdapat peningkatan pada saturasi oksigen, frekuensi jantung dan frekuensi napas. Perbandingan dari dua kelompok ini menunjukan terjadi perubahan yang lebih signifikan pada kelompok yang mendapatkan perlakuan. Kesimpulan: Penerapan Evidence Based Nursing Development Care efektif dalam perbaikan fungsi fisiologis BBLR di NICU B RSUP Prof. Dr. R. D Kandou Manado.