Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang prevalensinya semakin meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi serius bila tidak ditangani secara tepat. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah senam hipertensi, yaitu aktivitas fisik ringan yang terbukti membantu menurunkan tekanan darah dengan meningkatkan elastisitas pembuluh darah, memperbaiki sirkulasi, serta menjaga kesehatan jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi senam...
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang prevalensinya semakin meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi serius bila tidak ditangani secara tepat. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan adalah senam hipertensi, yaitu aktivitas fisik ringan yang terbukti membantu menurunkan tekanan darah dengan meningkatkan elastisitas pembuluh darah, memperbaiki sirkulasi, serta menjaga kesehatan jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi senam hipertensi terhadap penurunan tekanan darah pada anggota keluarga penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Bahu. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan asuhan keperawatan keluarga. Intervensi senam hipertensi dilaksanakan selama tiga hari secara terstruktur dengan melibatkan keluarga sebagai pendukung utama. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, serta pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah setelah pelaksanaan senam hipertensi secara rutin. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan keterlibatan keluarga dalam mendukung upaya pengelolaan hipertensi. Dengan demikian, senam hipertensi dapat dijadikan strategi nonfarmakologis yang efektif dalam menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi.