Pengaruh Slow Deep Breathing terhadap Penurunan Kelelahan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Pasca Hemodialisis di Rumah Sakit Advent Manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Skripsi
- No. panggil
- SKR KEPERAWATAN 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiv, 70 hlm : ilustrasi ;27 cm
- Berkas dibaca
- 12 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Shanon Priscilla Watuseke; Jon W. Tangka; Nurseha Djahar
Abstrak
Gagal ginjal kronik merupakan penyakit progresif yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal secara permanen. Pasien yang menjalani hemodialisis sering mengalami kelelahan (fatigue) yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi kelelahan adalah slow deep breathing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh slow deep breathing terhadap penurunan kelelahan pada pasien gagal ginjal kronik pasca hemodialisis di Rumah Sakit Advent Manado. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan quasi experimental one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Tingkat kelelahan diukur menggunakan instrumen Fatigue Severity Scale (FSS) sebelum dan sesudah \\r\\npemberian intervensi slow deep breathing. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kelelahan sebelum diberikan intervensi slow deep breathing adalah 45,33 ± 8,996, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 33,93 ± 8,905. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai p-value \\r\\n0,000 (p