Asthma Bronchiale merupakan penyakit pernapasan kronis yang ditandai oleh penyempitan dan peradangan saluran napas, dengan gejala utama berupa sesak napas, batuk, dan suara napas mengi (Wheezing). Salah satu masalah keperawatan yang sering muncul adalah pola napas tidak efektif, yang disebabkan oleh penurunan saturasi oksigen akibat bronkospasme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas teknik Pursed Lip Breathing terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien Asthma Bronchiale....
Asthma Bronchiale merupakan penyakit pernapasan kronis yang ditandai oleh penyempitan dan peradangan saluran napas, dengan gejala utama berupa sesak napas, batuk, dan suara napas mengi (Wheezing). Salah satu masalah keperawatan yang sering muncul adalah pola napas tidak efektif, yang disebabkan oleh penurunan saturasi oksigen akibat bronkospasme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas teknik Pursed Lip Breathing terhadap peningkatan saturasi oksigen pada pasien Asthma Bronchiale. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada dua pasien di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Proses keperawatan mencakup lima tahapan, yaitu pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Teknik Pursed Lip Breathing dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut, dua kali sehari, dengan memantau frekuensi napas dan saturasi oksigen menggunakan pulse oximeter. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, pemeriksaan fisik, serta Standar Operasional Prosedur (SOP) Pursed Lip Breathing, dan lembar evaluasi SLKI. Hasil menunjukkan bahwa setelah intervensi, kedua pasien mengalami peningkatan saturasi oksigen dari nilai awal