Studi Deskriptif Tentang Karies Gigi Pada Nelayan Di Pesisir Pantai Maelang Kecamatan Sangtombolang Kabupaten Bolaang Mongondow
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI KESEHATAN GIGI 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 68 hlm : Ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 20 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Fara Dievha Bambela; Mustapa Bidjuni; Ni Made Yuliana
Abstrak
Bambela, Fara Dievha, 2026. Studi Deskriptif Tentang Karies Gigi Pada Nelayan Di Pesisir Pantai Maelang Kecamatan Sangtombolang Kabupaten Bolaang Mongondow (Pembimbing I Mustapa Bidjuni, S.Pd, M.Kes dan Pembimbing II Ni Made Yuliana, S.Kp.G, M.Kes). \r\nABSTRAK \r\n Karies gigi atau gigi berlubang, adalah salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling umum terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Hasil Riset Kesehatan Dasar (2018) juga menunjukkan bahwa prevalensi karies gigi mencapai 88,8%. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun (2023) menunjukkan indeks DMF-T bagi semua kelompok umur ada penurunan menjadi 5,4 dibandingkan hasil Riskesdas tahun (2018) yaitu 7,1 (Kemenkes Kesehatan, 2018). Tujuan penelitian untuk mengetahui Karies Gigi pada Nelayan di Pesisir Pantai Maelang Kecamatan Sangtombolang Kabupaten Bolaang Mongondow. \r\n Jenis penelitian ini bersifat deskriptif yaitu menjelaskan data yang diperoleh dari lapangan secara faktual/nyata. Waktu penelitian dilaksanakan pada minggu ke 2 bulan Juni Tahun 2026 bertempat di Pesisir Pantai Maelang. Populasi penelitian berjumblah 50 responden dengan sampel penelitian diambil 34 responden dengan accidental sampling. Instrumen penelitian yaitu diagnostik set dan hasil pemeriksaan di catat pada format DMF-T untuk mencatat karies gigi. Data yang diperoleh ditabulasi kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan presentase disertai penjelasan.\r\n Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kategori karies rendah, yaitu sebanyak 11 responden (32,4%), responden dengan pendidikan SD didominasi kategori karies tinggi (70,0%), responden berpendidikan SMP didominasi kategori karies sedang (50,0%), sedangkan responden berpendidikan SMA didominasi kategori karies rendah (54,5%). Berdasarkan umur, kelompok usia 26–33 tahun didominasi kategori karies rendah (36,4%), kelompok usia 50–57 tahun didominasi kategori karies sedang (40,0%), dan kelompok usia 58–65 tahun didominasi kategori karies tinggi (40,0%). Disimpulkan bahwa status karies gigi pada nelayan di pesisir Pantai Maelang tergolong rendah.\r\n\r\n\r\nKata Kunci : karies gigi, nelayan