Penerapan Terapi Relaksasi Autogenik dengan Pendekatan Teori Katharine Kolcaba Dalam Menurunan Tingkat Nyeri pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di ICCU RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Ilmiah Akhir Ners
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KIA Ners 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii, 111 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 21 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Maya Ayuria Nasari Sendow; Rolly Rondonuwu; Jon W. Tangka
Abstrak
Latar Belakang: Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyakit kardiovaskular yang salah satu tanda dan gejalanya adalah nyeri dada akibat berkurangnya suplai oksigen ke otot jantung. Nyeri dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan memengaruhi kondisi fisik pasien. Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan dengan terapi nonfarmakologis salah satunya adalah relaksasi autogenik. Tujuan: Untuk mendapatkan gambaran penerapan terapi relaksasi autogenik dengan pendekatan Teori Kenyamanan Katharine Kolcaba dalam menurunkan tingkat nyeri pada pasien PJK di ICCU RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif observasional dengan pendekatan studi kasus selama 3 hari proses keperawatan Katharine Kolcaba dengan penerapan evidence based nursing (EBN) pada 4 responden dengan diagnosis PJK. Pengukuran tingkat nyeri dilakukan menggunakan numeric rating scale (NRS) sebelum dan sesudah terapi. Hasil: Penerapan terapi relaksasi autogenik menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri pada seluruh responden. Tn. JK mengalami penurunan NRS dari 5 menjadi 0, Tn. TA dari 6 menjadi 1, Tn. JS dari 4 menjadi 0, dan Ny. SM dari 6 menjadi 1. Rerata skor nyeri mengalami penurunan dari 5.25 menjadi 0.5. Kesimpulan: Penerapan terapi relaksasi autogenik menurunkan tingkat nyeri pada pasien PJK.