Pengaruh Mengonsumsi Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Terhadap Debris Indeks Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Gogagoman Kecamatan Kotamobagu Barat
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI KESGI 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 76 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 19 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Nazwa Faisa Kirani Potabuga; Jeana Lydia Maramis; Jeanne d Arc Adam
Abstrak
Potabuga, Nazwa Faisa Kirani 2026. Pengaruh Mengonsumsi Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Terhadap Debris Indeks Pada Penderita Diabtes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Gogagoman (Pembimbing I Jeana Lydia Maramis, SKM, M.Kes dan Pembimbing II Jeanne d’Arc Adam, S.Pd, M.Kes) ABSTRAK Tingkat kebersihan gigi dan mulut dapat diukur menggunakan suatu indeks kebersihan gigi dan mulut, Salah satu alat ukur yang sering digunakan dalam penilaian kebersihan gigi dan mulut adalah Debris Indeks yang menunjukkan adanya sisa makanan dan plak lunak pada permukaan gigi. Buah naga merah mengandung serat dan air yang tinggi sehingga berpotensi membantu membersihkan permukaan gigi secara alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mengonsumsi buah naga merah (Hylocereus Polyrhizus) terhadap debris indeks pada penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Gogagoman Kecamatan Kotamobagu Barat. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan one-group pre and post test, untuk menilai pengaruh mengonsumsi buah naga merah terhadap debris indeks. Penelitian ini dilaksanakan pada minggu ke dua bulan Juni 2026 di wilayah kerja puskesmas Gogagoman Kecamatan Kotamobagu Barat. Jumlah penderita diabetes melitus 3 bulan terakhir 60, jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin diperoleh 38 responden berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian ini menggunakan alat diagnostik set dan format pemeriksaan debris indeks. Data diperoleh, ditabulasi kemudian dianalisa menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata debris indeks sebelum mengonsumsi buah naga merah yaitu 1,5 dengan kriteria buruk, dan sesudah mengonsumsi buah naga merah skor debris indeks menjadi 0,88 dengan kriteria baik, dan memiliki selisih penurunan sebanyak 0,62. Berdasarkan analisa statistik menggunakan uji Wilcoxon, yang menyatakan bahwa nilai signifikan yaitu p= 0,000