Penerapan Evidence Based Nursing Oral Stimulation Terhadap Peningkatan Refleks Menghisap Pada Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) Melalui Pendekatan Teori Myra Estrin Levine di Ruangan NICU B RSUP Prof Dr. R.D Kandou Manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Ilmiah Akhir Ners
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KIA Ners 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 168 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 18 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Miriam Ana K Wenda;Tati Setyawati Ponidjan;Kusmiyati
Abstrak
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor utama penyebab tingginya angka kematian perinatal dan neonatal. Bayi dengan BBLR sering mengalami gangguan refleks menghisap yang berdampak pada keterlambatan pemberian nutrisi, pertumbuhan, dan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Evidence Based Nursing (EBN) oral stimulation terhadap peningkatan refleks menghisap pada BBLR dengan pendekatan Teori Myra Estrin Levine di ruang NICU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Desain penelitian menggunakan pendekatan observasional dengan penerapan intervensi oral stimulation berupa pijatan lembut di area mulut dan non-nutritive sucking. Sampel penelitian adalah bayi BBLR dengan refleks menghisap lemah yang dirawat di NICU. Data dikumpulkan menggunakan instrumen Early Feeding Skills Assessment untuk menilai kemampuan oral feeding bayi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada refleks menghisap setelah dilakukan stimulasi oral, ditandai dengan perbaikan koordinasi menghisap, menelan, dan bernapas, serta peningkatan kemampuan bayi dalam mempertahankan kondisi fisiologis stabil. Penerapan oral stimulation terbukti membantu konservasi energi bayi, memperkuat integritas struktur neuromuscular, serta mendukung integritas personal sesuai dengan prinsip Conservation Model Levine. Kesimpulan, stimulasi oral merupakan intervensi keperawatan yang efektif, aman, dan mudah dilakukan untuk meningkatkan refleks menghisap pada BBLR. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi perawat dalam meningkatkan kualitas asuhan keperawatan neonatal serta menjadi dasar pengembangan intervensi berbasis teori keperawatan holistik.