Implementasi Manajemen Stress dalam Penurunan Ansietas pada Nn. C.L. Mahasiswa Tingkat III Program Studi Diploma III Keperawatan di Kampus Poltekkes Kemenkes Manado dengan Keluhan Dispepsia
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI KEPERAWATAN 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiv, 94 hlm : Ilustrasi ; 29 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 18 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Zazchya Ribka Budiman; Janbonsel Bobaya; Rolly H. S. Rondonuwu;
Abstrak
Zazchya Ribka Budiman, 2026 Implementasi Manajamen Stress dalam Penurunan Ansietas Pada Nn. C.L Mahasiswa Tingkat III Program Studi Diploma III Keperawatan di Kampus Poltekkes Kemenkes Manado dengan Keluhan Dispepsia. (Dibimbing Janbonsel Bobaya, S.Pd, M.Kes sebagai Pembimbing I dan Rolly H. S. Rondonuwu, M.Kep, Ns, Sp.KMB sebagai Pembimbing II). Latar belakang: Dispepsia merupakan kumpulan keluhan pada saluran pencernaan bagian atas yang dapat dipengaruhi oleh faktor psikologis seperti stress. Mahasiswa berisiko mengalami stress akademik akibat tuntutan tugas, kurang tidur, dan pola makan tidak teratur yang dapat memperburuk keluhan dispepsia. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan implementasi manajemen stress dalam penurunan keluhan dispepsia pada Nn. C.L mahasiswa tingkat III Program Studi Diploma III Keperawatan di Kampus Poltekkes Kemenkes Manado. Metode: Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui pada satu mahasiswa tingkat III yang ada di kampus di Kampus Poltekkes Kemenkes Manado Program Studi Diploma III Keperawatan. Studi dilakukan selama tiga hari. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dokumentasi, dan evaluasi harian. Intervensi yang diberikan meliputi identifikasi stresor, edukasi hubungan stress dengan dispepsia, teknik relaksasi napas dalam, dukungan emosional, edukasi pola makan dan tidur, aktivitas positif, serta manajemen waktu. Hasil: Hasil pengkajian awal menunjukkan mahasiswa mengalami nyeri ulu hati skala 5, mual, kembung, rasa penuh setelah makan, cepat kenyang, sulit tidur, merasa khawatir, tampak tegang, dan gelisah. Setelah dilakukan implementasi manajemen stress selama tiga hari, menunjukkan adanya perubahan kondisi pasien setelah diberikan implementasi manajemen stress selama tiga hari. SLKI Tingkat Ansietas (L.09093), ditandai dengan berkurangnya keluhan khawatir, perilaku gelisah, dan perilaku tegang serta membaiknya pola tidur. Keluhan dispepsia juga mengalami perbaikan dengan nyeri ulu hati menurun menjadi skala 2, mual tidak dirasakan, serta kembung dan rasa penuh setelah makan berkurang.\r\nKata Kunci: manajemen stress; dispepsia; mahasiswa keperawatan