Fenomena Faktor Pendukung dan Penguat Konsumsi Minuman Beralkohol (Captikus) Mahasiswa Papua di Asrama Tolikara Kota Manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Skripsi
- No. panggil
- SKR PROMKES 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xvi, 89 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Berkas dibaca
- 27 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Benyamin Deal; Semuel Tambuwun; Herlina P. Memah
Abstrak
Konsumsi minuman beralkohol tradisional Captikus masih menjadi fenomena yang ditemukan pada sebagian mahasiswa Papua yang tinggal di Asrama Tolikara Kota Manado. Perilaku konsumsi captikus di pengaruhi oleh. Faktor pendukung Kemudahan akses dan ketersediaan Captikus. sedangkan faktor penguat dukungan teman sebaya melalui ajakan, dan kebiasaan kelompok menjadi faktor penguat dalam mempertahankan perilaku konsumsi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif informan mengenai fenomena konsumsi Captikus. Informan penelitian berjumlah tujuh mahasiswa Papua penghuni Asrama Tolikara Kota Manado yang memiliki pengalaman mengonsumsi Captikus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan lembar checklist yang disusun oleh peneliti. Analisis data dilakukan melalui tahapan identifikasi pernyataan penting, pengelompokan makna, pembentukan tema, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan pengalaman informan. Hasil penelitian menemukan dua tema utama, yaitu (1) faktor pendukung konsumsi Captikus, meliputi kemudahan memperoleh Captikus, ketersediaan minuman beralkohol di sekitar lingkungan asrama, serta kemudahan mendapatkan informasi mengenai tempat memperoleh Captikus; dan (2) faktor penguat konsumsi Captikus, meliputi dukungan teman sebaya dalam mengenalkan, mengajak, serta membangun kebiasaan konsumsi dalam kelompok pertemanan.