Gambaran kadar il1-beta pada penderita diabetes melitus dengan dan tanpa hipertensi di rsu gmim pancaran kasih manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI TLM 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii,55 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 19 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Evert Imanuel Tambengi; Dionysius Sumenge; Kevin G. Pacoal.
Abstrak
ABSTRAK Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang sering disertai proses inflamasi sistemik. Salah satu biomarker inflamasi yang berperan dalam patogenesis diabetes melitus adalah Interleukin-1 beta (IL-1β). Peningkatan kadar IL-1β dapat memperburuk resistensi insulin, kerusakan sel β pankreas, serta berkontribusi terhadap terjadinya komplikasi seperti hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar IL-1β pada penderita diabetes melitus dengan dan tanpa hipertensi di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 25 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas 18 penderita diabetes melitus tanpa hipertensi dan 7 penderita diabetes melitus dengan hipertensi. Pemeriksaan kadar IL-1β dilakukan menggunakan metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA), kemudian data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar IL-1β berkisar antara 1,3–60,3 pg/mL dengan rata-rata sebesar 14,30 pg/mL. Sebanyak 17 responden (68,0%) memiliki kadar IL-1β meningkat (>5 pg/mL), sedangkan 8 responden (32,0%) memiliki kadar normal (