Latar belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat secara global, nasional dan lokal, termasuk di Kota Manado. DM ditandai dengan adanya peningkatan gula darah dalam tubuh. Latihan jasmani berupa senam kaki diduga berperan dalam memperbaiki sirkulasi darah, meningkatkan sensitivitas insulin, serta menurunkan kadar glukosa darah sewaktu (GDS). Tujuan: mendapatkan gambaran penerapan senam kaki diabetes terhadap penurunan kadar GDS pada pasi...
Latar belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat secara global, nasional dan lokal, termasuk di Kota Manado. DM ditandai dengan adanya peningkatan gula darah dalam tubuh. Latihan jasmani berupa senam kaki diduga berperan dalam memperbaiki sirkulasi darah, meningkatkan sensitivitas insulin, serta menurunkan kadar glukosa darah sewaktu (GDS). Tujuan: mendapatkan gambaran penerapan senam kaki diabetes terhadap penurunan kadar GDS pada pasien DM di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Jenis penelitian: deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada satu responden yaitu Ny.S.H menggunakan proses keperawatan dengan intervensi senam kaki diabetes, pengukuran kadar gula darah sewaktu pada subjek. Hasil penelitian: hari pertama pre intervensi GDS 234 mg/dL setelah intervensi menjadi 198 mg/dL hari kedua pre intervensi 243mg/dl menjadi 219 mg/dl pasca intervensi dan hari ketiga pre intervensi GDS 211 mg/dl menjadi 186 mg/dl. Secara klinis terjadi penurunan GDS. Kesimpulan: senam kaki diabetes secara klinis terbukti terjadi penurunan GDS. Saran: diperlukan sosialisasi dan penerapan senam kaki diabetik di semua seting layanan kesehatan dalam upaya menurunkan GDS pasien DM