Penerapan Kombinasi Terapi Slow Deep Breathing dan Hydrotherapy Rendam Kaki dengan Air Hangat untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- No. panggil
- KTI KEPERAWATAN 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii, 98 hlm : ilustrasi; 27 cm
- Berkas dibaca
- 31 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Nofita Frisilia Siramba; Johana Tuegeh; Nurseha Djaafar
Abstrak
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu masalah kesehatan utama karena dapat meningkatkan risiko komplikasi, seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Selain terapi farmakologis, tindakan keperawatan nonfarmakologis, seperti Slow Deep Breathing dan Hydrotherapy rendam kaki dengan air hangat, dapat digunakan sebagai terapi pendukung untuk membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan kombinasi terapi Slow Deep Breathing dan Hydrotherapy rendam kaki dengan air hangat dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Ny. N.M., pasien hipertensi yang dirawat di Ruang Rawat Inap Paviliun Filipi. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut pada pagi hari, meliputi Slow Deep Breathing selama 15 menit dan Hydrotherapy rendam kaki dengan air hangat bersuhu 39–40°C selama 15 menit. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi dengan menerapkan proses keperawatan. \r\nHasil menunjukkan tekanan darah menurun secara bertahap, disertai berkurangnya keluhan pusing dan rasa berat pada tengkuk. Pasien tampak lebih rileks dan mampu melakukan Slow Deep Breathing secara mandiri. Kombinasi terapi memberikan efek relaksasi dan vasodilatasi perifer sehingga membantu menurunkan resistensi pembuluh darah dan tekanan darah.