Penerapan Kompres Rebusan Daun Sirih Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Dalam Asuhan Keperawatan Pada Ibu Post Partum Dengan Risiko Infeksi Di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI KEPERAWATAN 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii, 130 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 11 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Yanti Yakobina Mayusip ; Kusmiyati ; Anita Lontaan
Abstrak
Masa nifas merupakan periode pemulihan setelah persalinan yang ditandai dengan proses penyembuhan jaringan. Salah satu kondisi yang sering terjadi adalah luka perineum akibat ruptur spontan maupun episiotomi. Luka perineum memerlukan perawatan yang tepat karena penyembuhan yang tidak optimal dapat menyebabkan nyeri, kemerahan, edema, sekret, gangguan penyatuan luka, dan meningkatkan risiko infeksi. Oleh karena itu, diperlukan asuhan keperawatan untuk mendukung proses penyembuhan luka. Salah satu intervensi komplementer yang dapat digunakan sebagai terapi pendukung adalah kompres rebusan daun sirih (Piper betle). Tujuan: Mengetahui penerapan kompres rebusan daun sirih terhadap penyembuhan luka perineum dalam asuhan keperawatan pada ibu postpartum di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada dua ibu postpartum yang mengalami luka perineum. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Intervensi berupa kompres rebusan daun sirih diberikan selama tiga hari berturut-turut sesuai SOP. Perkembangan penyembuhan luka dievaluasi menggunakan instrumen REEDA (Redness, Edema, Ecchymosis, Discharge, Approximation). \r\nHasil: Setelah dilakukan tindakan keperawatan dan kompres rebusan daun sirih selama tiga hari, kedua klien menunjukkan tanda-tanda penyembuhan luka perineum. Luka semakin mengering, kemerahan, edema, sekret, dan nyeri berkurang, serta penyatuan tepi luka semakin baik. Skor REEDA klien pertama menurun dari 8 menjadi 3, sedangkan klien kedua dari 2 menjadi 1. \r\nKesimpulan: Penerapan kompres rebusan daun sirih dapat membantu mempercepat penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum dan dapat dijadikan sebagai intervensi pendukung dalam asuhan keperawatan maternitas