Gambaran kadar kreatinin serum pada penderita asam urat di rumahSakit Bhayangkara Tk. III Kota Manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI TLM 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii, 63 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 22 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Safitri Nurain Juwanto; Juliet Tangka; Michael Vallery Loueis Tumbol
Abstrak
ABSTRAK Gout arthritis merupakan gangguan metabolisme purin yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam darah atau hiperurisemia. Hiperurisemia yang berlangsung lama dapat menyebabkan penumpukan kristal urat dan berisiko menimbulkan gangguan fungsi ginjal. Salah satu pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk menilai fungsi ginjal adalah pemeriksaan kreatinin serum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar kreatinin serum pada penderita asam urat (gout arthritis) di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Kota Manado. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 responden penderita asam urat yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian terhadap 50 penderita asam urat menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki sebanyak 33 orang (66%), dengan kelompok usia terbanyak >60 tahun sebanyak 19 orang (38%). Hasil pemeriksaan kadar kreatinin serum menunjukkan bahwa 31 responden (62%) memiliki kadar kreatinin yang meningkat, sedangkan 19 responden (38%) memiliki kadar kreatinin normal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penderita asam urat di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Manado mayoritas memiliki kadar kreatinin serum dalam kategori meningkat (62%), sedangkan (38%) lainnya memiliki kadar kreatinin serum dalam kategori normal.