Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Karya Tulis Ilmiah Akses terbatas 2026

Formulasi Minyak Angin Aromaterapi Minyak Atsiri Biji Pala (Myristica fragrans Houtt.) dan Lavender (Lavandula angustifolia)

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Karya Tulis Ilmiah
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KTI FARMASI 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xii, 62 hlm: ilustrasi; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
16 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Salommita Nadya Maola; Elvie Rindengan; Rilyn Novita Maramis

Abstrak

Indonesia memiliki kekayaan tanaman obat yang dapat dimanfaatkan sebagai minyak angin untuk membantu meredakan gejala masuk angin. Pengembangan minyak angin aromaterapi dari minyak atsiri biji Pala (Myristica fragrans Houtt.) dan Lavender (Lavandula angustifolia) diharapkan memberikan efek hangat, relaksasi, serta meningkatkan kenyamanan pengguna. Tujuan penelitian ini untuk membuat formula minyak angin aromaterapi minyak atsiri biji Pala dan Lavender yang memenuhi persyaratan uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji kesukaan dan uji iritasi.\r\nPenelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan merancang lima formula minyak angin aromaterapi menggunakan kombinasi minyak atsiri biji Pala dan Lavender, mentol, kamfer, minyak zaitun, dan Virgin Coconut Oil (VCO) sebagai minyak pembawa. Selanjutnya dilakukan evaluasi sediaan yang meliputi uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas, uji kesukaan, dan uji iritasi. Data yang diperoleh didokumentasikan, kemudian dianalisis dengan cara membandingkan hasil yang didapat dengan syarat yang ada pada literatur pengujian sediaan minyak angin aromaterapi.\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula menghasilkan sediaan berbentuk cair, beraroma khas, sediaan homogen, dan memiliki pH yang sesuai untuk sediaan topikal. Uji kesukaan menunjukkan adanya perbedaan tingkat kesukaan responden terhadap setiap formula, dengan formula yang memiliki komposisi minyak atsiri seimbang memperoleh tingkat penerimaan tertinggi. Uji iritasi tidak menunjukkan adanya iritasi pada kulit. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa formula minyak angin aromaterapi yang mengandung minyak atsiri biji Pala (Myristica fragrans Houtt.) dan Lavender (Lavandula angustifolia) memenuhi persyaratan mutu fisik dan memiliki tingkat penerimaan yang baik sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sediaan aromaterapi berbahan alam.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 1336_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 1336_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 1336_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 1336_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 1336_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 1336_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 1336_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI FARMASI 2026
KTI FARMASI 2026-745-001
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar