Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Batang Bunga Pepaya Jantan (Carica Papaya L) dengan Metode DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrasil)
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI FARMASI 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii,62 hlm : ilustrasi ; 27cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 7 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Fransiska karawisan;Rilyn N. Maramis;Elvie R. Rindengan
Abstrak
tanaman yang mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, fenolik, dan tanin yang berpotensi sebagai antioksidan. Antioksidan berperan dalam menangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan kerusakan sel dan memicu berbagai penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol Batang Bunga Pepaya Jantan (Carica papaya L.) Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium. Simplisia Batang Bunga Pepaya Jantan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dengan vitamin C sebagai kontrol positif. Larutan ekstrak dan vitamin C dibuat dalam beberapa konsentrasi, kemudian direaksikan dengan larutan DPPH, diinkubasi selama 30 menit dalam kondisi gelap, dan diukur absorbansinya menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 515 nm. Nilai persentase inhibisi dihitung untuk memperoleh nilai IC₅₀ melalui persamaan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol Batang Bunga Pepaya jantan memiliki nilai IC₅₀ sebesar 108,01 mg/L, sedangkan vitamin C sebagai kontrol positif memiliki nilai IC₅₀ sebesar 35,01 mg/L. Berdasarkan klasifikasi aktivitas antioksidan, ekstrak etanol batang bunga pepaya jantan termasuk dalam kategori sedang, sedangkan vitamin C termasuk dalam kategori sangat kuat.