Pengaruh Terapi Rendam Kaki Menggunakan Air Hangat Dengan Campuran Garam Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Kalasey Satu Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Skripsi
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- SKR KEPERAWATAN 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii ; 75 hlm ; ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 11 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Angel Gracia Ohy ; Ellen Pesak ; Maitha A. W. Keloay
Abstrak
Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat karena dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, stroke, dan gagal ginjal. Selain terapi farmakologis, diperlukan terapi nonfarmakologis yang mudah, aman, dan ekonomis untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Salah satu terapi yang dapat digunakan adalah terapi rendam kaki menggunakan air hangat dengan campuran garam.\r\nMetode: Penelitian ini menggunakan desain desain penelitian quasi experiment atau eksperimen semu dengan one group pre and post test design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah pemberian terapi rendam kaki menggunakan air hangat dengan campuran garam. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test.\r\nHasil: Rata-rata tekanan darah sebelum intervensi adalah 150,37 mmHg untuk sistolik dan 90,60 mmHg untuk diastolik, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 141,33 mmHg untuk sistolik dan 83,17 mmHg untuk diastolik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,001 (p