Implementasi Promosi Kepatuhan Pengobatan Pada Pasien Skizofrenia dan Keluarga Di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L. Ratumbuysang
Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai oleh adanya gangguan persepsi, emosi, dan perilaku, yang secara signifikan memengaruhi fungsi sosial serta aktivitas kehidupan sehari-hari. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh pasien skizofrenia adalah ketidakpatuhan dalam menjalani terapi farmakologis, khususnya minum obat secara teratur. Ketidakpatuhan ini menjadi faktor utama yang menyebabkan kekambuhan gejala, perawatan ulang, dan penurunan kualitas hidup pasien. Penelitian...
Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai oleh adanya gangguan persepsi, emosi, dan perilaku, yang secara signifikan memengaruhi fungsi sosial serta aktivitas kehidupan sehari-hari. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi oleh pasien skizofrenia adalah ketidakpatuhan dalam menjalani terapi farmakologis, khususnya minum obat secara teratur. Ketidakpatuhan ini menjadi faktor utama yang menyebabkan kekambuhan gejala, perawatan ulang, dan penurunan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan promosi kepatuhan pengobatan bagi pasien skizofrenia dan keluarganya guna meningkatkan kepatuhan dalam minum obat, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSJ Prof. Dr. V.L. Ratumbuysang. Metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap dua pasien dengan diagnosis skizofrenia yang menunjukkan perilaku tidak patuh terhadap pengobatan. Intervensi dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut melalui pendekatan observasi, edukasi kesehatan, dan terapi keluarga. Proses keperawatan diawali dengan pengkajian komprehensif, penetapan diagnosis keperawatan “Ketidakpatuhan (D.0114)”, perencanaan intervensi, dan implementasi melalui edukasi tentang pentingnya pengobatan, pendampingan saat minum obat, serta pelibatan aktif anggota keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kepatuhan pasien terhadap jadwal minum obat dan peningkatan dukungan dari keluarga. Pasien menjadi lebih tenang, kooperatif, dan menunjukkan kemajuan dalam sikap terhadap pengobatan. Kesimpulannya, promosi kepatuhan pengobatan terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan pasien dan keluarga serta dapat menjadi strategi keperawatan jiwa yang berkelanjutan untuk mencegah kekambuhan.