Studi Adaptasi Budaya Kerja Jepang Perawat Indonesia Dalam Fasilitas Day Service Di Asakita-Ku Hiroshima-Shi Jepang
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI KEPERAWATAN 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xi, 66 hlm, ilustrasi 25 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 8 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- I Made Rivandi Putra; Janbonsel Bobaya; Hendrik Damping
Abstrak
Latar Belakang : Jepang merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk lanjut usia yang terus meningkat sehingga membutuhkan sistem pelayanan lansia yang berkualitas. Salah satu bentuk pelayanan tersebut adalah Day Service, yaitu fasilitas pelayanan harian yang menerapkan budaya kerja Jepang dalam setiap proses pelayanan. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan adaptasi budaya kerja Jepang selama pelaksanaan praktik di fasilitas Day Service Asakita-ku, Hiroshima-shi, Jepang. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung selama kegiatan magang dan didukung oleh dokumentasi berupa log book, jadwal kegiatan dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi penerapan budaya kerja Jepang serta proses adaptasi penulis selama mengikuti praktik di fasilitas Day Service. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja Jepang diterapkan melalui kebiasaan aisatsu (memberi salam), penggunaan keigo (bahasa sopan), penerapan person-centered care, budaya kerja sama tim (interdependent culture), kedisiplinan, serta pelaksanaan pelayanan yang terstruktur dan konsisten sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Disimpulkan bahwa adaptasi budaya kerja Jepang berperan penting dalam pelaksanaan pelayanan lansia di fasilitas Day Service. Penerapan nilai-nilai budaya kerja tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi mahasiswa maupun tenaga kesehatan dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada lansia.