Efektivitas Media Edukasi Website Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Anemia Dan Tablet Tambah Darah Di SMAN 9 Manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI KEPERAWATAN 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii, 96 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 13 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Kartika Sharon Bojoh; Anita Lontaan; Maria Terok
Abstrak
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih banyak dialami remaja putri dan dapat berdampak terhadap pertumbuhan, kemampuan belajar, produktivitas, serta kesehatan reproduksi. Rendahnya pengetahuan mengenai anemia dan Tablet Tambah Darah (TTD) menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perilaku pencegahan anemia. Pemanfaatan media edukasi berbasis website diharapkan menjadi alternatif promosi kesehatan yang lebih menarik, interaktif, dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media edukasi website terhadap tingkat pengetahuan remaja putri tentang anemia dan Tablet Tambah Darah di SMAN 9 Manado. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental dengan two-group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 78 responden yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (39 responden) dan kelompok kontrol (39 responden). Kelompok eksperimen memperoleh edukasi menggunakan website, sedangkan kelompok kontrol menggunakan soft file materi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berisi 30 pertanyaan yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test serta Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi responden dengan tingkat pengetahuan baik pada kelompok eksperimen meningkat menjadi 89,7%, sedangkan kelompok kontrol juga mengalami peningkatan, namun lebih rendah dibandingkan kelompok eksperimen. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang bermakna setelah intervensi (p=0,000). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan media edukasi berbasis website lebih efektif dibandingkan media soft file materi dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri (p=0,032). Disimpulkan bahwa media edukasi berbasis website efektif meningkatkan tingkat pengetahuan remaja putri tentang anemia dan Tablet Tambah Darah serta berpotensi menjadi media promosi kesehatan berbasis digital di lingkungan sekolah.