Pendahuluan: Diabetes mellitus tipe 2 pada lansia merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia dengan prevalensi yang terus meningkat. Senam aerobik low impact merupakan intervensi non-farmakologis yang aman dan murah untuk meningkatkan sensitivitas insulin serta menurunkan kadar gula darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam aerobik low impact terhadap kadar gula darah puasa pada lansia dengan diabetes mellitus di Desa Maliku Satu Puskesmas Amurang Timur. Metode:...
Pendahuluan: Diabetes mellitus tipe 2 pada lansia merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia dengan prevalensi yang terus meningkat. Senam aerobik low impact merupakan intervensi non-farmakologis yang aman dan murah untuk meningkatkan sensitivitas insulin serta menurunkan kadar gula darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam aerobik low impact terhadap kadar gula darah puasa pada lansia dengan diabetes mellitus di Desa Maliku Satu Puskesmas Amurang Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 35 lansia yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi senam aerobik low impact dilakukan selama 4 minggu (12 sesi). Pengukuran kadar gula darah puasa dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan alat glukometer. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Terdapat penurunan kadar gula darah puasa yang signifikan setelah intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Rata-rata kadar gula darah puasa sebelum intervensi sebesar 132,51 mg/dL dan setelah intervensi turun menjadi 126,57 mg/dL. Kesimpulan: Senam aerobik low impact berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar gula darah puasa pada lansia dengan diabetes mellitus. Terapi ini direkomendasikan sebagai intervensi komplementer yang mudah dan aman di tingkat masyarakat