Implementasi Latihan Batuk Efektif pada Pasien TN.R.B dengan Masalah Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif di Ruangan Yehezkiel Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI KEPERWATAN 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 104 Hal : Ilustrasi ; 29cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 55 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Septia Christin Sesa; Jan Bonsel Bobaya; Johana Tuegeh;
Abstrak
Tuberkulosis Paru merupakan penyakit infeksi yang disertai batuk produktif dengan sekret yang sulit dikeluarkan sehingga menyebabkan masalah keperawatan bersihan jalan napas tidak efektif. Penumpukan sekret dapat mengganggu ventilasi paru dan pertukaran gas apabila tidak segera ditangani. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat diberikan untuk membantu pengeluaran sekret adalah latihan batuk efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran implementasi latihan batuk efektif pada pasien tuberkulosis paru dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu pasien tuberkulosis paru yang dirawat di ruangan Yehezkiel RSU GMIM Pancaran Kasih Manado selama 3 hari. Instrumen yang digunakan yaitu format pengkajian keperawatan medikal bedah, Standar Operasional Prosedur (SOP) latihan batuk efektif, serta lembar evaluasi Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI) bersihan jalan napas.Hasil penelitian setelah dilakukan Implementasi Latihan Batuk Efektif selama tiga hari bersihan jalan napas meningkat dengan skor 28, dan kriteria hasil yaitu batuk cukup meningkat (4), produksi sputum cukup menurun (4), ronkhi cukup menurun (4), dispnea (5), gelisah menurun (5), frekuensi napas membaik (3), dan pola napas membaik (3). Kesimpulan, implementasi latihan batuk efektif pada pasien tuberkulosis paru dengan masalah bersihan jalan napas tidak efektif dapat meningkatkan bersihan jalan napas.