Gambaran kadar kreatinin serum pada pasien asam urat di puskesmas tikala baru kota manado
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI TLM 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii, 68 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 30 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Natalia E Ratunara; Meildy E. Pascoal;. Marjes N. Tumurang
Abstrak
Asam urat merupakan penyakit metabolik yang dapat menyebabkan hiperurisemia dan berisiko menimbulkan komplikasi berupa gangguan fungsi ginjal. Pemeriksaan kadar kreatinin serum merupakan salah satu parameter laboratorium yang digunakan untuk menilai fungsi ginjal pada penderita asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar kreatinin serum pada pasien asam urat di Puskesmas Tikala Baru Kota Manado.\r\n Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien dengan kadar asam urat di atas nilai normal yang menjalani pemeriksaan di Puskesmas Tikala Baru. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Pemeriksaan kadar kreatinin serum dilakukan menggunakan metode Jaffe pada alat kimia klinik semi-auto analyzer. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase.\r\n Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 41–50 tahun sebanyak 13 orang (43%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 17 orang (57%), memiliki riwayat hiperurisemia selama 3–5 tahun sebanyak 17 orang (57%), dan rutin mengonsumsi obat antihiperurisemia sebanyak 17 orang (57%). Hasil pemeriksaan kadar kreatinin serum menunjukkan bahwa sebanyak 23 responden (77%) memiliki kadar kreatinin serum tinggi, sedangkan 7 responden (23%) memiliki kadar kreatinin serum normal.\r\n Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien asam urat di Puskesmas Tikala Baru Kota Manado memiliki kadar kreatinin serum yang meningkat, yang mengindikasikan adanya penurunan fungsi ginjal. Oleh karena itu, pemeriksaan kadar kreatinin serum secara berkala penting dilakukan sebagai upaya deteksi dini dan pemantauan fungsi ginjal pada penderita asam urat.