Uji Aktivitas Analgesik Ekstrak etanol Daun Cincau (Tiliacora triandra) pada Tikus Putih (Rattus novergicus) dengan Metode Hotplate
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI FARMASI 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xiii, 44 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 19 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Febra Titis Triasa Malaimau; Elisabeth Natalia Barung; Juliet Tangka
Abstrak
Nyeri merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi sehingga diperlukan alternatif analgesik yang lebih aman yang berasal dari bahan alam. Daun cincau (Tiliacora triandra) mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, dan polifenol yang berpotensi memiliki aktivitas analgesik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas analgesik ekstrak etanol daun cincau (Tiliacora triandra) pada tikus putih (Rattus norvegicus) menggunakan metode hot plate. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan Post Test with Control Group. Sebanyak 20 ekor tikus putih jantan dibagi menjadi empat kelompok, yaitu kontrol negatif (Na CMC 0,5%), kontrol positif (parasetamol), ekstrak etanol daun cincau dosis 200 mg/kg BB, dan ekstrak etanol daun cincau dosis 400 mg/kg BB. Pengamatan dilakukan pada menit ke-30, 60, 90, dan 120 berdasarkan waktu latensi respons nyeri. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji post hoc.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun cincau memiliki aktivitas analgesik yang cenderung meningkat seiring dengan peningkatan dosis. Dosis 400 mg/kg BB menunjukkan aktivitas analgesik tertinggi dibandingkan dosis 200 mg/kg BB dan kontrol positif, dengan persentase aktivitas analgesik sebesar 24,6% pada menit ke-30, 1,7% pada menit ke-60, 9,5% pada menit ke-90, dan mencapai 34,4% pada menit ke-120. Sementara itu, dosis 200 mg/kg BB menunjukkan persentase aktivitas analgesik sebesar 3,4%, -2,5%, 1,1%, dan 22,4% pada waktu pengamatan yang sama. Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (p < 0,05), sedangkan uji post hoc menunjukkan perbedaan signifikan pada menit ke-120. Disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun cincau (Tiliacora triandra) memiliki aktivitas analgesik pada tikus putih (Rattus norvegicus), dengan dosis 400 mg/kg BB memberikan efek analgesik yang lebih baik dibandingkan dosis 200 mg/kg BB dan kelompok kontrol positif.