Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang DAGUSIBU Obat Antibiotik Di Desa Lumbo Kecamatan Tagulandang Utara Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Provinsi Sulawesi Utara
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI FARMASI 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xi, 69 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 19 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Ellysend Injillia Nanuru; Sri.H. Gurning; Kusbandia
Abstrak
Penggunaan antibiotik yang tidak tepat masih sering terjadi di masyarakat dan dapat meningkatkan risiko resistensi antibiotik. Salah satu upaya untuk mencegahnya adalah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU obat antibiotik di Desa Lumbo Kecamatan Tagulandang Utara Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Provinsi Sulawesi Utara. \\\\\\\\\\\\\\\\r\\\\\\\\\\\\\\\\nJenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan observasional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 68 responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan jenis purposive sampling. Data yang diperoleh kemudian disajikan dalam bentuk tabel dan di deskripsikan\\\\\\\\\\\\\\\\r\\\\\\\\\\\\\\\\nHasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU obat antibiotik secara keseluruhan sebagian besar berada pada kategori cukup sebanyak 46 responden (68%), kategori kurang sebanyak 19 responden (28%), dan kategori baik sebanyak 3 responden (4%). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU obat antibiotik di Desa Lumbo secara umum berada pada kategori cukup. Oleh karena itu, masih diperlukan peningkatan pengetahuan masyarakat, terutama mengenai cara mendapatkan dan membuang antibiotik yang benar.