Batuk berdahak paling sering dikeluhkan penderita tuberculosis paru yang menyebabkan penumpukan sekret dijalan napas sehingga bersihan jalan napas tidak efektif. Latihan batuk efektif menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk memaksimalkan keluarnya sekret. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran penerapan latihan batuk efektif pada pasien tuberculosis paru untuk meningkatkan bersihan jalan napas. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Ny. ...
Batuk berdahak paling sering dikeluhkan penderita tuberculosis paru yang menyebabkan penumpukan sekret dijalan napas sehingga bersihan jalan napas tidak efektif. Latihan batuk efektif menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk memaksimalkan keluarnya sekret. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran penerapan latihan batuk efektif pada pasien tuberculosis paru untuk meningkatkan bersihan jalan napas. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada Ny. H.S yang dilaksanakan pada tanggal 25 April sampai 27 April 2025 di Ruangan Paviliun Yehezkiel RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Instrumen yang digunakan yaitu format pengkajian keperawatan medikal bedah, SOP latihan batuk efektif, dan lembar evaluasi SLKI bersihan jalan napas. Hasil penelitian setelah dilakukan penerapan latihan batuk efektif selama tiga hari bersihan jalan napas meningkat dengan skor 33,dan kriteria hasil yaitu batuk efektif cukup meningkat (4), produksi sputum cukup menurun (4), ronkhi menurun (5), dispnea menurun (5), gelisah menurun (5), frekuensi napas membaik (5), pola napas membaik (5). Kesimpulan penerapan latihan batuk efektif pada pasien tuberculosis paru dapat meningkatkan bersihan jalan napas.