PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
No image available for this title
0X Dilihat
Karya Tulis Ilmiah

Gambaran Kadar Ureum Serum Pada Penderita Asam Urat di Puskesmas Tikala Baru

Dionysius Sumenge
Pengarang
Juliet Tangka
Pengarang
Viona Christy Maparipe
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Tulis Ilmiah
2026
-
Akses Terbuka

Abstrak

Asam urat merupakan gangguan metabolisme purin yang dapat menyebabkan hiperurisemia dan meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal. Pemeriksaan kadar ureum serum merupakan salah satu parameter laboratorium yang dapat digunakan untuk membantu menilai fungsi ginjal pada penderita asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar ureum serum pada penderita asam urat di Puskesmas Tikala Baru Kota Manado.\r\nPenelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectio... Asam urat merupakan gangguan metabolisme purin yang dapat menyebabkan hiperurisemia dan meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal. Pemeriksaan kadar ureum serum merupakan salah satu parameter laboratorium yang dapat digunakan untuk membantu menilai fungsi ginjal pada penderita asam urat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar ureum serum pada penderita asam urat di Puskesmas Tikala Baru Kota Manado.\r\nPenelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data diperoleh melalui kuesioner, rekam medis, dan pemeriksaan kadar ureum serum menggunakan BioSystems BTS-350 dengan metode enzimatik urease/salicylate. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 41–50 tahun (43%), berjenis kelamin laki-laki (57%), memiliki riwayat hiperurisemia 3–5 tahun (57%), dan rutin mengonsumsi obat antihiperurisemia (57%). Hasil pemeriksaan menunjukkan 19 responden (63%) memiliki kadar ureum serum normal dan 11 responden (37%) memiliki kadar ureum serum tinggi. Kadar ureum normal paling banyak ditemukan pada usia 41–50 tahun sebanyak 10 responden, sedangkan kadar ureum tinggi paling banyak pada usia 51–60 tahun sebanyak 5 responden.\r\nBerdasarkan jenis kelamin, kadar ureum tinggi ditemukan pada 6 responden laki-laki dan 5 responden perempuan. Berdasarkan riwayat hiperurisemia, kadar ureum tinggi paling banyak ditemukan pada responden dengan riwayat lebih dari 5 tahun, yaitu 7 responden. Berdasarkan konsumsi obat antihiperurisemia, kadar ureum tinggi paling banyak ditemukan pada responden yang tidak rutin mengonsumsi obat, yaitu 7 responden. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas penderita asam urat memiliki kadar ureum serum dalam kategori normal, yaitu 19 responden (63%), sedangkan 11 responden (37%) memiliki kadar ureum serum tinggi.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI TLM 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2026
Deskripsi Fisik
xiii, 67 hlm : ilustrasi ; 27 cm
Bahasa
-
Edisi
-
Subjek
Asam Urat
Hiperurisemia
Fungsi ginjal
Ureum serum
Enzimatik urease/salicylate
Pernyataan Tanggung Jawab
Viona Christy Maparipe ; Juliet Tangka ; Dionysius Sumenge
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus C KTI TLM 2026
KTI TLM 2026-678-001
Tersedia
Lampiran Berkas
1042_abstrak
Baca
1042_bab1
Baca
1042_bab2
Baca
1042_bab3
Baca
1042_bab4
Baca
1042_bab5
Baca
1042_lampiran
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik