Jerry Samuel Umbas ; Sabrina Prissilya Magdalena Pinontoan ; Jasman
Abstrak
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Kondisi hiperglikemia dan glukosuria pada penderita DM dapat meningkatkan risiko pertumbuhan jamur Candida pada saluran kemih. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan spesies Candida pada spesimen urine pasien Diabetes Melitus berdasarkan derajat glukosuria di Puskesmas Tikala Baru Manado.\r\nPenelitian ini bersifat deskriptif dengan Sampel penelitian berjumlah 68 pasien dari 234 populasi pasien Diabetes Melitus yang memenuhi kriteria inklusi. Pemeriksaan glukosuria dilakukkan menggunakan metode carik celup, perhitungan jumlah koloni jamur menggunakan media Potato Dextrose Agar (PDA), dan identifikasi spesies Candida menggunakan media CHROMagar Candida.\r\nHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki glukosuria negatif sebanyak 48 orang (70,6%). Berdasarkan jumlah koloni jamur, sebanyak 56 sampel (82,4%) memiliki jumlah koloni 10³ CFU/mL. Dari 46 isolat Candida yang teridentifikasi, spesies terbanyak adalah Candida albicans (41,30%), diikuti Candida tropicalis (23,91%), Candida glabrata (17,39%), Candida kefyr (15,22%), dan Candida parapsilosis (2,17%). Penelitian ini menunjukkan adanya variasi distribusi spesies Candida pada spesimen urine pasien DM berdasarkan derajat glukosuria, dengan dominasi Candida albicans dan sebagian besar jumlah koloni