Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Ginseng Jawa (Talinum paniculatum (Jacq.) Gaertn.) terhadap Bakteri Streptococcus mutans
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- No. panggil
- KTI FARMASI 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 53 Hal: Ilustrasi; 27 cm
- Berkas dibaca
- 22 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Chinthia Rahel Tolede; Juliet Tangka; Selfie P. J. Ulaen;
Abstrak
Penyakit infeksi karies gigi disebabkan oleh masuknya mikroorganisme ke dalam tubuh dan memicu reaksi dari sistem kekebalan tubuh. Penyebab yang paling sering dari infeksi karies gigi adalah bakteri Streptococcus mutans,yang mampu membentuk biofilm dan menghasilkan asam sehingga menyebabkan demineralisasi email gigi. Salah satu bagian tanaman yang berpotensi sebagai antibakteri adalah daun Ginseng jawa karena mengandung metabolit sekunder diantaranya alkaloid, flavonoid, kuinon, minyak atsiri, saponin, steroid, dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun Ginseng jawa (Talinum paniculatum (Jacq.) Gaertn.) terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini bersifat eksperimental dilaksanakan di Laboratorium. Ekstraksi ini dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, dipekatkan diatas waterbath, sampai memperoleh ekstrak kental. Kemudian ekstrak dibuat dalam konsentrasi 10%, 20%, dan 30% menggunakan pelarut DMSO 10%. Sebagai pembanding menggunakan kontrol positif amoxicillin dan kontrol negatif DMSO 10%. Pengamatan dilakukan dengan pengukuran diameter zona bening di sekitar cakram setelah diinkubasi 1x24 jam. Data hasil pengamatan dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Ginseng jawa pada konsentrasi 10%, 20% dan 30% mampu menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans dengan rata-rata diameter zona hambat berturut-turut sebesar 7,41 mm, 9,18 mm dan 9,56 mm, yang termasuk dalam kategori sedang. Pada kontrol positif amoxicillin memiliki zona hambat sebesar 12,73. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak, semakin besar diameter zona hambat yang dihasilkan. Aktivitas antibakteri tersebut diduga dipengaruhi oleh kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada daun Ginseng jawa.