Gambaran Kadar IL-1 Beta Pada Penderita Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kakaskasen Kota Tomohon
- Tahun terbit
- 2026
- Jenis naskah
- Karya Tulis Ilmiah
- Bahasa
- Indonesia
- No. panggil
- KTI TLM 2026
- Penerbit
- Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
- Deskripsi fisik
- xii, 75 hlm : ilustrasi ; 27 cm
- Klasifikasi
- NONE
- Berkas dibaca
- 8 kali
- Dikutip
- 0 kali
- Pernyataan tanggung jawab
- Novita Sofia Sahabir; Muhammad Ali Makaminan; Elne Vieke Rambi
Abstrak
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Hiperglikemia yang berlangsung secara kronis dapat memicu proses inflamasi yang berperan dalam patogenesis dan perkembangan komplikasi diabetes. Salah satu biomarker inflamasi yang berperan penting adalah Interleukin-1 Beta (IL-1β), yaitu sitokin proinflamasi yang berkontribusi terhadap kerusakan sel β pankreas dan peningkatan resistensi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar IL-1β pada penderita Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Kakaskasen Kota Tomohon. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 25 penderita Diabetes Melitus yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel darah vena diperiksa di Laboratorium Imunoserologi Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Manado menggunakan metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 56–65 tahun (52,0%), berjenis kelamin perempuan (64,0%), dan telah menderita Diabetes Melitus selama 6–10 tahun (48,0%). Pemeriksaan kadar IL-1β menunjukkan seluruh responden (100%) memiliki kadar IL-1β pada kategori inflamasi sedang (20–100 pg/mL), sedangkan tidak ditemukan responden dengan kadar normal maupun sedikit meningkat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penderita Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Kakaskasen Kota Tomohon mengalami peningkatan kadar IL-1β yang menggambarkan adanya proses inflamasi kronis yang berperan dalam patogenesis Diabetes Melitus. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi upaya deteksi dini inflamasi serta pencegahan komplikasi pada penderita Diabetes Melitus.