PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Pencarian Spesifik
PUSTAKA Perpustakaan Poltekkes Kemenkes Manado
Login
Image of Penerapan Relaksasi Otot Progresif Untuk Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Dm Tipe 2 di Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado
0X Dilihat
Karya Tulis Ilmiah

Penerapan Relaksasi Otot Progresif Untuk Penurunan Kadar Gula Darah Pada Pasien Dm Tipe 2 di Rumah Sakit Umum GMIM Pancaran Kasih Manado

Elim Christine Debiola Suak
Pengarang
Ni Luh Jayanti Desyani
Pengarang
Herman J, Warouw
Pengarang
Citation Model
Citation Style

APA Style

Karya Tulis Ilmiah
2025
Indonesia
Akses Terbuka

Abstrak

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan kerja insulin. Salah satu metode non-farmakologis yang efektif dalam menurunkan kadar gula darah adalah terapi relaksasi otot progresif (ROP), yang bekerja dengan menurunkan stres dan meningkatkan efisiensi penggunaan glukosa oleh sel. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan relaksasi otot progresif dalam menurunkan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2. Metode: Penelitian ini men... Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan kerja insulin. Salah satu metode non-farmakologis yang efektif dalam menurunkan kadar gula darah adalah terapi relaksasi otot progresif (ROP), yang bekerja dengan menurunkan stres dan meningkatkan efisiensi penggunaan glukosa oleh sel. Tujuan: Mendeskripsikan penerapan relaksasi otot progresif dalam menurunkan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus pada dua pasien DM tipe 2 yang dirawat di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Intervensi yang diberikan adalah latihan relaksasi otot progresif selama 15–20 menit, dua kali sehari selama tiga hari. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil: Setelah intervensi, kedua pasien menunjukkan penurunan kadar gula darah sewaktu. Pasien pertama mengalami penurunan dari 220 mg/dL menjadi 195 mg/dL, sedangkan pasien kedua mengalami penurunan dari 246 mg/dL menjadi 218 mg/dL. Selain itu, pasien juga melaporkan peningkatan rasa rileks, penurunan keluhan lemas, dan perbaikan pola tidur. Kesimpulan: Relaksasi otot progresif efektif sebagai intervensi non-farmakologis dalam membantu menurunkan kadar gula darah pada pasien DM tipe 2, serta meningkatkan kualitas hidup pasien.
  • Informasi
  • Eksemplar
  • File PDF
Judul Seri
-
No. Panggil
KTI KEPERAWATAN 2025
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado, 2025
Deskripsi Fisik
xii, 100 Hal: Ilustrasi; 29 cm
Bahasa
Indonesia
Edisi
-
Subjek
Relaksasi otot progresif
Diabetes Melitus Tipe 2
Hiperglikemia
Kadar Gula Darah
Pernyataan Tanggung Jawab
Elim Christine Debiola Suak
Lokasi Koleksi
Barcode ID
Status
Reservasi
#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KTI KEPERAWATAN 2025
KTI000512025
Tersedia
Lampiran Berkas
Baca
Baca
Comments

You must be logged in to post a comment

icon
© 2026 Pusat Data Terbitan Akademik
Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado
Pencarian Spesifik