Langsung ke konten
PUSTAKA Repositori Poltekkes Kemenkes Manado
Karya Ilmiah Akhir Ners Akses terbatas 2026

Penerapan Slow Deep Breathing Terhadap Nyeri Pada Pasien Cedera Kepala Berdasarkan Teori Dorothea Orem Di Instalasi Gawat Darurat Bedah (Trauma) RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado

Tahun terbit
2026
Jenis naskah
Karya Ilmiah Akhir Ners
Bahasa
Indonesia
No. panggil
KIA Ners 2026
Penerbit
Manado : Poltekkes Kemenkes Manado
Deskripsi fisik
xiii, 132 hal: ilustrasi; 27 cm
Klasifikasi
NONE
Berkas dibaca
21 kali
Dikutip
0 kali
Pernyataan tanggung jawab
Melvandy Ocsan Salehati; Joice Mermy Laoh; Jon W. Tangka

Abstrak

Latar belakang: Cedera kepala merupakan salah satu masalah yang sering ditemukan di instalasi gawat darurat dan dapat menimbulkan nyeri pada pasien, termasuk cedera kepala ringan. Nyeri yang tidak tertangani dapat memengaruhi kenyamanan dan kemampuan pasien dalam memenuhi kebutuhan perawatan diri. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah slow deep breathing (SDB) dengan memberikan efek relaksasi. Penerapan SDB dapat dikaitkan dengan Teori Self-Care Deficit Nursing Teori Dorothea Orem untuk membantu pasien memenuhi kebutuhan perawatan dirinya. Tujuan: Karya ilmiah ini bertujuan mengidentifikasi penerapan slow deep breathing terhadap nyeri pada pasien cedera kepala berdasarkan Teori Dorothea Orem di Instalasi Gawat Darurat Bedah (Trauma) RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Desain: Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus dalam bentuk asuhan keperawatan berdasarkan Teori Dorothea Orem. Sampel terdiri dari empat pasien cedera kepala ringan yang dipilih menggunakan purposive sampling. Penerapan slow deep brathing dilakukan sebanyak tiga kali sebelum pemberian terapi farmakologis analgetik. Data dikumpulkan melalui wawancara dan rekam medis, sedangkan intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil: Hasil evaluasi khusus slow deep brathing menunjukkan penurunan skor nyeri pada Tn. T.K dari 5 menjadi 3, Tn. S.D dari 5 menjadi 3, Tn. A.A dari 4 menjadi 3, dan Ny. Y.N dari 5 menjadi 3. Secara keseluruhan, skor nyeri keempat pasien menurun dari 3,91 menjadi 3,33 dengan selisih 0,58. Kesimpulan: Penerapan slow deep breathing berdasarkan Teori Dorothea Orem dapat membantu menurunkan intensitas nyeri dan meningkatkan kenyamanan pada pasien cedera kepala ringan.

Berkas

Bagian terbatas dapat dibaca setelah masuk sebagai anggota.
Abstrak Akses terbuka · 932_abstrak Baca
Bab 1 Akses terbuka · 932_bab1 Baca
Bab 2 Khusus anggota · 932_bab2 Masuk untuk membaca
Bab 3 Akses terbuka · 932_bab3 Baca
Bab 4 Khusus anggota · 932_bab4 Masuk untuk membaca
Bab 5 Akses terbuka · 932_bab5 Baca
Lampiran Akses terbuka · 932_lampiran Baca

Eksemplar fisik & reservasi

#
Poltekkes Kemenkes Manado Kampus A KIA Ners 2026
KIA Ners 2026-659-001
Tersedia

Komentar

Masuk untuk menulis komentar