Kecemasan pada ibu bersalin merupakan masalah psikologis yang sering ditemui. Ibu bersalin primipara memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami kecemasan dibandingkan ibu multipara karena adanya rasa tidak nyaman, ketakutan akan proses persalinan, serta kurangnya pengalaman. Pijat Oketani merupakan salah satu terapi non-farmakologi yang berfokus pada relaksasi dan peningkatan kenyamanan yang dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pener...
Kecemasan pada ibu bersalin merupakan masalah psikologis yang sering ditemui. Ibu bersalin primipara memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami kecemasan dibandingkan ibu multipara karena adanya rasa tidak nyaman, ketakutan akan proses persalinan, serta kurangnya pengalaman. Pijat Oketani merupakan salah satu terapi non-farmakologi yang berfokus pada relaksasi dan peningkatan kenyamanan yang dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan pijat oketani terhadap penurunan tingkat kecemasan pada ibu bersalin primipara. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test-post test design. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu bersalin primipara yang dipilih menggunakan total sampling. Pengukuran tingkat kecemasan dilakukan sebelum dan sesudah pemberian intervensi pijat Oketani menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami kecemasan berat sebanyak 17 orang (56,7%), kecemasan sedang 9 orang (30,0%), dan kecemasan ringan 4 orang (13,3%). Setelah diberikan pijat Oketani terjadi perubahan tingkat kecemasan, yaitu sebagian besar responden mengalami kecemasan ringan sebanyak 17 orang (56,7%), kecemasan sedang 12 orang (40,0%), dan kecemasan berat 1 orang (3,3%). Hasil analisis statistic menunjukkan nilai rata-rata skor kecemasan sebelum intervensi 28,63, sedangkan setelah intervensi menjadi 20,27, dengan mean difference sebesar 8,367. Hasil uji Paired Sample T-Test memperoleh nilai p = 0,001 (p