Latar Belakang: Asma merupakan penyakit inflamasi kronis pada saluran pernapasan yang di tandai dengan penyempitan bronkus, sehingga menyebabkan gangguan ventilasi dan penurunan efisiensi oksigen. Pada pasien asma mengalami eksaserbasi akut, sesak napas dapat mengakibatkan peningkatan frekuensi pernapasan, penggunaan otot bantu pernapasan, dan penurunan saturasi oksigen. Salah satu teknik Pursed lips breathing (PLB) dapat membantu memperlambat laju pernapasan, mempertahankan tekanan positif pada...
Latar Belakang: Asma merupakan penyakit inflamasi kronis pada saluran pernapasan yang di tandai dengan penyempitan bronkus, sehingga menyebabkan gangguan ventilasi dan penurunan efisiensi oksigen. Pada pasien asma mengalami eksaserbasi akut, sesak napas dapat mengakibatkan peningkatan frekuensi pernapasan, penggunaan otot bantu pernapasan, dan penurunan saturasi oksigen. Salah satu teknik Pursed lips breathing (PLB) dapat membantu memperlambat laju pernapasan, mempertahankan tekanan positif pada jalan napas saat ekspirasi, dan meningkatkan ventilasi alveolar. Pasien diberikan teknik berupa latihan pursed lips breathing selama 5-10 menit dalam beberapa sesi sesuai kondisi pasien, kemudian dievaluasi dilakukan dengan mengukur frekuensi pernapasan, saturasi oksigen, dan respons subjektif pasien terhadap sesak napas. Tujuan: Tujuan penelitian ini yaitu untuk menerapkan Teknik Pursed Lips Breathing Untuk Meningkatkan Efisiensi Oksigen Pada Pasien Dengan Asma Di IGD RSU GMIM Pancaran Kasih Manado.\\\\\\\\\\\\\\\\r\\\\\\\\\\\\\\\\nMetode Penelitian: Jenis penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif dengan pendekatan Studi Kasus untuk memberikan Penerapan Teknik Pursed Lips Breathing Untuk Meningkatkan Efisiensi Oksigen Pada Pasien Dengan Asma Di IGD RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Hasil Penelitian: Setelah dilakukan teknik pursed lips breathing maka didapatkan hasil adanya perbaikan pola pernapasan yang ditandai dengan penurunan frekuensi pernapasan dari 24 menjadi 21 peningkatan saturasi oksigen, dari 91% menjadi 98% berkurangnnya penggunaan otot bantu pernapasan, serta penurunan keluhan sesak napas. Pasien juga tampak lebih rileks dan mampu mengontrol pola napas secara lebih efektif. Kesimpulan: Teknik Pursed lips breathing ini terbukti efektif untuk meningkatkan efisiensi oksigen sehingga kebutuhan oksigen terpenuhi dengan pernapasan yang optimal. Metode ini dapat dilakukan sebagai intervensi dalam praktik keperawatan, bauk dirumah sakit maupun dirumah.