Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak terjadi pada lanjut usia dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah terapi rendam kaki air hangat dengan jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah rendam kaki air hangat dengan jahe, mengetahui perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah re...
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak terjadi pada lanjut usia dan berisiko menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah terapi rendam kaki air hangat dengan jahe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah rendam kaki air hangat dengan jahe, mengetahui perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah rendam kaki air hangat tanpa jahe, serta menganalisis perbedaan penurunan tekanan darah antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Penelitian kuantitatif menggunakan quasi experimental dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang terdiri atas 20 responden kelompok intervensi dan 20 responden kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi terjadi rata-rata penurunan tekanan darah sistolik sebesar 10,10 mmHg, dari 155,35 mmHg menjadi 145,25 mmHg, serta rata-rata penurunan tekanan darah diastolik sebesar 5,85 mmHg, dari 88,20 mmHg menjadi 82,35 mmHg dengan nilai signifikansi 0,000 (p